Film Pendek My Flag Tuai Kontoversi Karena Adegan Lepas Paksa Cadar

Film Pendek My Flag Tuai Kontoversi Karena Adegan Lepas Paksa Cadar
Film Pendek My Flag Tuai Kontoversi Karena Adegan Lepas Paksa Cadar

 Film pendek My Flag : Merah Putih VS Radikalisme menuai kontroversi dan kritik pedas dari Warga-Net yang menyaksikannya. Film yang tayang diunggah di Channel Nahdlatul Ulama (NU) itu dianggap menayangkan adegan yang tidak pantas.

Awalnya pesan dalam film My Flag adalah untuk menjunjung jiwa nasionalisme. Sayangnya,dalam satu scene, film ini menampilkan adegan dua kelompok remaja muslim saling berkelahi.

Film Pendek My Flag Tuai Kontoversi Karena Adegan Lepas Paksa Cadar

Salah satu kelompok membawa bendera Merah-Putih, dan kelompok lainnya membawa bendera hitam yang untuk menggambarkan radikalisme.

Film Pendek My Flag Tuai Kontoversi Karena Adegan Lepas Paksa Cadar
Film Pendek My Flag Tuai Kontoversi Karena Adegan Lepas Paksa Cadar

Karena adegan ini, banyak warga-Net menyayangkan film ini, terutama ketika seorang muslimah bercadar dari kelompok bendera hitam ditarik paksa cadarnya oleh pemeran kelompok bendera merah-putih.

Sontak saja para penonton merasa geram, karena banyak muslimah wanita yang juga menggunakan cadar, namun tetap menjungjung tinggi rasa cinta tanah air.

Dari pantauan VF Tekno, Rabu(28/10/2020), film yang telah dibuat untuk merayakan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2020 itu telah disaksikan lebih dari 680 ribu kali.

Film yang diperankan oleh Gus Muwaffiq dan beberapa santri itu sejak dirilis film tersebut menuai kritik keras dari publik karena memuat adegan yang dinilai memecah belah umat.

Kolom komentar di akun YouTube NU Channel langsung dibanjiri kritik pedas dari publik. Bahkan, banyak pula ajakan Warga-Net yang menyerukan untuk melaporkan film pendek tersebut ke YouTube agar dihapus.

Related posts

Leave a Reply